4 Ide Bisnis Anti-Mainstream Untuk Gen Z

Halo, Sobat Jarjas! Coba kita absen dulu… Sobat Jarjas yang tergolong Gen Z, mana suaranya? hehehe… Gen Z adalah sebutan bagi orang-orang yang lahir tahun 1996 hingga 2010. Jadi, Sobat Jarjas yang sekarang umurnya sekitar 20 sampai 26 (yang katanya, sih, lagi masa mid-life crisis) wajib hukumnya untuk baca ide-ide bisnis 2022 yang sudah Minjas rangkum di sini!

Kali aja, setelah baca 4 ide bisnis ini, Sobat Jarjas terinspirasi untuk cari cuan lewat bisnis-bisnis ini… Yuk, simak baik-baik ya!

Ide Pertama: Buka Thrift Shop

Kalau Sobat Jarjas belum tahu, thrifting adalah kegiatan membeli baju-baju seken yang masih layak pakai. Untuk Gen Z, kegiatan thrifting mungkin sudah tidak asing lagi. Bagaimana tidak? Dari situlah, para Gen Z menemukan baju-baju bermerk dengan harga super miring! Bisnis buka thrift shop ini sangat cocok untuk para Gen Z yang dikaruniai mata jeli. 

Untuk membuka thrift shop, Sobat Jarjas hanya perlu melakukan thrifting seperti biasanya. Tetapi… hasil thrifting kali ini harus Sobat Jarjas cuci dan foto dengan apik agar bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi! Nantinya, baju-baju hasil thrifting ini bisa Sobat Jarjas pasarkan di sosial media, seperti Instagram atau Tiktok, dan melalui aplikasi Carousell.

Ide Kedua: Gabung Program Afiliasi

Sobat Jarjas hobi belanja online? suka tampil dan jago ngomong juga? Pas banget buat gabung program afiliasi! 

Afiliasi sendiri adalah program yang memberi komisi pada anggotanya yang berhasil mempromosikan dan mempengaruhi orang lain untuk membeli atau menggunakan sebuah produk. Semakin banyak orang yang terpengaruh, maka semakin banyak juga komisi yang didapat. Untuk mempromosikan produk, Sobat Jarjas bisa melakukannya dengan cara apapun sekreatif mungkin, seperti membuat konten unboxing di sosial media atau semudah merekomendasikan pada kerabat atau teman terdekat. 

Beberapa perusahaan yang mempunyai program afiliasi adalah ERHA, Shopee, Bukalapak, dan lain-lain.

Baca Juga Optimasi Media Sosial: Strategi Dapat Cuan Bulan Ramadhan 

Ide Ketiga: Jadi Dropshipper

Bagi Sobat Jarjas yang ingin berbisnis online tapi tidak punya banyak modal, inilah solusinya… menjadi dropshipper!

Singkatnya, dropshipper adalah pihak yang mempertemukan konsumen dengan produsen. Sebagai dropshipper, Sobat Jarjas tidak perlu menyetok atau mengirim barang apapun. Tugas dropshipper hanyalah memasarkan barang produsen di sosial media atau aplikasi e-commerce dan membantu konsumen memesan barang dari produsen tersebut. Mudah, kan? Sobat Jarjas juga bisa menentukan harga jual barang dan dari situlah keuntungannya!

Memang terdengar mudah, namun keuntungan yang didapat juga tidak banyak. Meski begitu, bolehlah untuk uang jajan tambahan.

Ide Keempat: Buka Jasa Fotografer Wisuda

Sobat Jarjas punya kamera? Wah, dengan sedikit melihat tutorial fotografi dari YouTube, Sobat Jarjas udah bisa jadi freelance fotografer, nih!

Sobat Jarjas pasti bertanya-tanya, “Fotografer kan lebih banyak dicari untuk foto prewedding, lamaran atau pernikahan. Kenapa malah fotografer wisuda?” Ya, justru karena belum terlalu umum itulah, Sobat Jarjas bisa membuat terobosan. Seorang fotografer prewedding, lamaran atau pernikahan pasti memerlukan banyak alat dan juga harus putar otak mencari latar foto yang apik. Berbeda dengan fotografer wisuda yang biasanya hanya membutuhkan kamera dan hanya berfoto di sekitar kampus wisudawannya. Jauh lebih praktis, kan!

Nah, itulah 4 ide bisnis anti-mainstream untuk Sobat Jarjas Gen Z dari Minjas!

Saran Minjas, nih. Sobat Jarjas juga harus membuat sosial media yang cakep dengan konten yang apik buat bisnis kalian agar bisa menarik pelanggan dengan lebih cepat.

Kalau Sobat Jarjas gak mau ribet, langsung kontak Jarjas Design Aja! Dijamin sosmed kalian top quality… Gak percaya? langsung kepoin Instagramnya @jarjasdesign!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.