Ingin Konsumen Membeli Produkmu Tanpa Pikir Panjang? Cek Di Sini!

Halo, Sobat Jarjas! Pernah gak sih kamu punya konsumen yang cuma tanya-tanya doang tapi gak beli-beli? Sebel ya rasanya… Sebenernya kenapa ya dia kok gak beli-beli? Nah, kebetulan banget, nih! Jangan bingung, Sobat Jarjas, karena artikel hari ini akan membahas dua trik agar calon pembeli gak cuma modal tanya-tanya doang tapi langsung beli barang kamu! Penasaran? Yuk, simak!

Menurut penelitian yang dilaksanakan oleh Nobel Ibrahim Putra pada (2018) terkait spontanitas konsumen dalam berbelanja, ada dua hal yang dapat Sobat Jarjas petik agar bisa membuat konsumen membeli produkmu tanpa berpikir dua tiga kali, yaitu:

Trik 1: Pemotongan Harga (Diskon)

Penelitian dari Nobel Ibrahim Putra (2018) menunjukkan bahwa pemberian potongan harga (diskon) mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli sebuah produk secara spontan sebesar 33%. Namun, diskon yang diberikan tidak bisa sembarangan, lho! Karena… Sebanyak 52% responden lebih puas apabila barang yang didiskon merupakan barang yang mereka inginkan dibanding diskon dilakukan pada barang acak.

Melihat data tersebut, Sobat Jarjas bisa mengambil pelajaran dengan memotong harga produk yang best seller. Dengan melakukan hal ini, penmbelian barang best seller itu akan semakin memuncak dan tentunya memberi untung yang maksimal. Namun, perlu diingat, pemberian diskon jangan terlalu sering dilakukan karena akan menghilangkan rasa spesial dari diskon tersebut. Lakukanlah pemotongan harga pada musim-musim tertentu, seperti bulan Ramadhan atau akhir tahun.

Trik 2: Pemberian Hadiah

Selain pemotongan harga, pemberian hadiah setiap pembelian produk juga mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli sebuah produk secara spontan sebesar 50,2% (Putra, 2018). Penelitian itu juga menunjukkan 43% responden mengaku bahwa pemberian hadiah membuat sebuah produk terlihat lebih menarik. Selain itu, 51% responden juga berpendapat memiliki keinginan repurchase lebih tinggi dan merekomendasikan merek kepada kerabat terdekat karena adanya pemberian hadiah ini.

Kalau dilihat di supermarket, banyak sekali contoh-contoh penggunaan trik ini pada konsumen, yaitu bonus piring setiap pembelian sabun cuci piring. Kalau Sobat Jarjas lihat, kebanyakan konsumen pasti akan lebih memilih membeli sabun cuci yang menawarkan hadiah piring daripada yang tidak memberikan hadiah apa-apa.

Nah, oleh karena itu, Sobat Jarjas yang sedang berbisnis bisa mengaplikasikan trik ini pada produknya. Hadiah yang diberikan tidak perlu besar apalagi mahal. Misalnya, Sobat Jarjas yang berbisnis kue ulang tahun bisa memberikan lilin ulang tahun angka sebagai hadiah pembelian!

Kedua cara ini sudah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar. Kini, giliran Sobat Jarjas untuk mengaplikasikannya. Semoga berhasil ya!

Baca Juga 5 Cara Jitu Menjaga Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan

Sumber:

Putra, N.I. (2018). PENGARUH DISKON DAN PEMBERIAN HADIAH TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF PADA FASHION RETAIL. Repositori Universitas Brawijaya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.